Free Fire adalah game Battle Royale yang kini tengah digandrungi para anak muda di seluruh dunia bahkan semua kalangan. Game ini menyuguhkan permainan Battle Royale yang berbeda melalui jargon “Bertempur Dengan Gaya”.
Game ini dirancang memiliki beragam karakter, senjata, pet, dan map. Nah, untuk map di Free Fire terdiri atas berbagai jenis dengan karakteristik tertentu. Sebagai pengembang, Garena terus berinovasi menghadirkan map Free Fire terbaik bagi para Survivors demi menciptakan pengalaman bermain yang nyaman.
Berikut ini akan dibahas 4 map Free Fire yang penting diketahui oleh semua survivors :
- Bermuda
Bermuda adala map original dari Free Fire sejak awal dirilis. Dengan mengambil tema di wilayah kepulauan, map ini memiliki 3 pulau dengan 1 pulau utama dan 2 pulau kecil yang ada di sekitarnya. Setidaknya ada beberapa area di map ini yang perlu survivors ketahui, yaitu :
- Pertama, di bagian atas map Bermuda ada beberapa area seperti Shipyard, Bullseye, Graveyard, Observatory, Katulistiwa, Plantation, Mili, dan Keraton.
- Kedua, beralih ke bagian tengah map ada beberapa area seperti Hangar, Clock Tower, Bimasakti Strip, Peak, Kota Tua, dan Cape Town.
- Terakhir, di bagian bawah Bermuda ada beberapa area seperti Rim Nam Village, Factory, Mars Electric, Pochinok, dan Sentosa.
- Purgatory
Purgatory adalah map kedua yang dirilis Garena pada 2019. Awalnya, map ini memiliki nama ‘Mad Dog’, tetapi kemudian diganti namanya menjadi Purgatory dengan berbagai perubahan wilayah yang signifikan di dalamnya.
Sama dengan Bermuda, Purgatory juga merupakan wilayah kepulauan tetapi lebih kompleks di mana ada 3 pulau utama di dalamnya. Dengan bertemakan padang rerumputan dan dataran tinggi, map ini menghadirkan sebuah level gameplay yang berbeda bagi para survivors.
Terdapat beberapa area di Purgatory yang perlu diketahui oleh survivors, yaitu :
- Pertama, mulai dari bagian atas map ada beberapa area seperti Crossroads, Moathouse, Fields, dan Ski Lodge.
- Kedua, pindah ke bagian tengah map ada beberapa area seperti Markbleworks, Brasilia, Campsite, dan Forge.
- Terakhir, di bagian bawah map terdapat beberapa area seperti Mt Villa, Golf Course, Central, Lumber Mill, dan Fire Brigade.
- Kalahari
Kalahari menjadi map ketiga yang dirilis Garena pada tahun 2020. Map ini mengusung sebuah area tandus bagai gurun dengan tebing – tebing curam di sekelilingnya. Berbeda dengan kedua map di atas yang terbilang rindang dan hijau. Jangan harap di Kalahari menemukan yang ‘hijau’, hanya memiliki beberapa pepohonan.
Ada beberapa area di Kalahari yang harus diketahui survivors, yaitu :
- Pertama, di bagian atas Kalahari ada beberapa area seperti Old Hampton, Shrines, Council Hall, Bayfront, Confinement, dan Foundation.
- Kedua, bagian tengah map terdiri atas beberapa area seperti Refinery, The Maze, Command Post, dan Santa Catarina.
- Terakhir, di bagian bawah map ditemukan juga beberapa area seperti Mammoth, The Sub, dan Stone Ridge.
- Alpine
Selanjutnya, map Alpine yang dirilis Garena ada awal 2022 lalu. Tidak sama dengan map Free Fire lainnya yang memiliki karakteristik tersendiri mulai dari kepulauan, padang rumput, hingga dataran tandus, Alpine merupakan map yang berbeda dari semua pendahulunya.
Terdapat beberapa area di Alpine yang menarik untuk diketahui para survivors, yaitu :
- Pertama, di bagian atas map terlihat ada beberapa area seperti Snowfall, Garrison, dan Railroad.
- Kedua, di bagian tengah map ditemukan juga beberapa area seperti Ocean View, Forest Red, Militia, Sunside, Carousel, Basecamp, dan Dock.
- Terakhir, bagian bawah map terdiri atas beberapa area seperti Fusion, Blue Ville, River Mouth, Rye, Stadium, dan Vintage.

