Ketika musim hujan tiba, hampir sebagian besar anak-anak akan merasa senang karena bisa bermain hujan bersama dengan teman-temannya. Namun, ini harus menjadi perhatian ekstra untuk para Bunda. Pasalnya, ketika musim hujan, tubuh anak menjadi rentan terhadap serangan penyakit karena cuaca dingin dan udara lembap. Sebagai antisipasi, Bunda bisa menyiapkan suplemen daya tahan tubuh anak yang bisa dibeli di https://www.sidomunculstore.com/kategori/herbal-supplements/anak-sehat.

Selain itu, Bunda juga perlu mengetahui daftar penyakit yang seringkali muncul saat musim hujan dan menyerang anak, di antaranya:

  1. Demam Berdarah Dengue (DBD). Salah satu penyakit yang kerap menyerang si kecil saat musim hujan yaitu Demam Berdarah Dengue (DBD). Penyakit ini berasal dari nyamuk Aedes Aegypti. Jika anak diserang penyakit ini, maka akan muncul bintik-bintik merah pada kulitnya, sakit kepala, nyeri tulang, sendi dan otot, mual, muntah, serta demam tinggi mencapai 40℃. Untuk mencegahnya, jagalah kebersihan lingkungan di rumah. Pastikan tidak ada genangan air hujan di botol, wadah, dan lainnya karena dapat menjadi sarang nyamuk.
  2. Diare. Diare ditandai dengan feses yang lebih cair dan frekuensi buang air besar melebihi tiga kali dalam sehari. Penyakit ini disebabkan karena adanya bakteri dan virus yang masuk melalui makanan dan tangan yang kotor. Jika diare tidak segera diatasi, anak akan mengalami dehidrasi yang dapat menyebabkan badannya kejang dan hilangnya kesadaran. Untuk itu, ajaklah si kecil untuk rajin mencuci tangan sebelum makan dan selalu perhatikan kebersihan makanannya, ya, Bunda.
  3. Leptospirosis. Penyakit ini berasal dari genangan air yang tercemar oleh urin hewan yang terinfeksi bakteri leptospira dan umumnya muncul saat banjir. Gejala yang ditimbulkan yaitu muntah, diare, menggigil, nyeri otot, demam, dan sakit kepala. Jika anak Bunda mengalami gejala tersebut, segera lakukan penanganan medis karena jika dibiarkan terlalu lama bisa berakibat fatal pada tubuhnya. Maka dari itu, jangan biarkan anak bermain saat banjir, ya.
  4. Tipes. Tipes atau demam tifoid berasal dari minuman dan makanan yang telah terkontaminasi oleh bakteri salmonella typhi. Gejalanya seperti demam yang mencapai 40,5℃, gangguan pencernaan, badan lemah dan lelah, serta sakit tenggorokan. Oleh karena itu, Bunda perlu memerhatikan kebersihan makanan dan minuman yang dikonsumsi anak supaya bisa terhindar dari bakteri tersebut.
  5. Seperti demam berdarah, chikungunya juga disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes Albopictus. Umumnya, jika anak diserang penyakit ini, maka gejala muncul pada hari kelima. Penyakit satu ini dapat menyebabkan kelumpuhan sementara yang mengakibatkan anak akan kesulitan untuk bergerak. Yuk, Bun, perhatikan kebersihan wadah secara teratur untuk mencegah chikungunya menyerang buah hati, ya.

Itulah lima penyakit yang kerap kali menyerang anak saat musim hujan. Semoga Bunda dapat mengantisipasi dengan baik, ya!